Selasa, 13 Desember 2011

3 Sajak Akhir Nopember

Mantra Diri di Dalam Sepi
 
duhai langit yang banyak bersaksi
dan bulan yanng pemalu
kukirim seluruh jampi diri di dalam sesaji
menemui kekasih dalam sepi
 
walau tak dapat menyentuh pipi
tenanglah hati menjadi saksi
tentang dia yang dilanda rindu tak bertepi
 
langit menjaga cintaku di dalam hatinya
bulan  menjadi wakil diri, mengecup dia di sela mata
jampi hanya jembatan menemui diriku di dalam dirinya
 
dalam sepi aku menyimpan kekasih di dalam hati
dalam sepi kekasih, dia menyimpan rahasia di dalam dirinya
 
rahasia memaksa diri menjadi terjajah rasa sendiri
 
Bulukumba, 29 Nopember 2011
 
 
Lautan Diri
 
ombak tiga susun menggelora dalam samudera diri
angin mengabut pekat dalam lautan imaji
semesta menghitam
hujan turun dengan perkasa merobek waktu
 
ini marah, sudah di puncak pendam
maka terhunuslah alif lam mim
 
amuk dalam lautan diri
menjadi rahasia milik sendiri dan Rabbiku
 
Bulukumba, 29 November 2011
 
Gelegar
 
aku kira hanya petir yang paling dahsyat gelegarnya
ternyata
saat kau nyatakan cintamu padaku
adalah letusan yang tak kuasa kukira-kira
 
pingsan aku mendengarnya
 
proklamasi perasaan cintamu padaku
adalah gelegar yang membuat waktu terhenti sejenak
 
aku rasa, ini keliru
cinta tak diciptakan Tuhan untuk membunuh
 
Bulukumba, Nopember 2011
 
 


EmoticonEmoticon