Kamis, 29 Juli 2010

Jembatan Patah

Jembatan Patah


Apa yang berdaya dalam jiwaku kekasih? Semuanya meredup bagai lilin yang kehabisan kapas. Memanaskannya, tak akan menghadirkan cahaya. Dia hanya akan menjadi cair dalam ketakbermakanaan. Hanya puisi para penyair yang membuatku tak hilang harapan tentang semuanya. Walau kutahu, impian-impian tentang kemanusiaan tak akan pernah tuntas menjadi jingga. Sementara jiwamu kekasih, hidup dalam jiwaku yang sekarat. Luka telah tertampung luap dalam jiwaku.
Di atas jembatan patah yang tak pernah selesai ini, aku duduk di tepiannya, menggelantungkan kaki dan menari-narikannya, sambil membaca sajak-sajak yang hidup dalam kematiannya. Wajahmu terus terbayang, berganti-ganti dengan wajah wajah yang kehabisan nasi dan kata-kata pinta.
Aku telah ragukan diriku kekasih, akan cintaku kepadamu. Aku tak sanggup mencintaimu dengan seksama di musim ini. Ada yang menunggu uluran cinta dari tanganku, sementara Tuhan belum mebuatku berdaya. Biarlah harapan itu terus kukabarkan pada setiap siapa saja. Lantaran sajak Tardji mengajakku memasang perangkap dan siapa tahu ada Satu tuhan yang terjerat dan kita bisa berbagi sekerat.
Aku pergi kekasihku, mencari kenyataan lain, siapatahu ada satu desa di negeri ini yang telah cukup mapan tanpa duka, aku akan mengajakmu kesana jika telah kutemukan. Di sanalah kelak, di sebuah sudutnya, aku akan berbisik perlahan bahwa “aku mencintaimu”
Aku tak bisa mengatakan itu sekarang. Bagaimana aku bisa berkata aku mencintaimu, sementara masih banyak orang lapar yang hidup di bawah jembatan.
Di bawah sana, ada ikan menari-nari mengajakku tersenyum. Itulah yang membuatku betah duduk di jembatan patah ini kekasih. Betah tanpamu!

Topoyo Sulbar 28 Juli 2010

3 Comments

Kalau aku baca, makna tersirat yang terkandung tentang penyesalan ya? Maaf bila salah meng artikan,.. maklum saya orang komunikasi Advert,he,.
Salam..:)

aku suka banget puisinya kok kakak bisa buat puisi tolong ajarin caranya atau tipsnya. pliss

Jembatan patah... Tanda patah hati... Kwwkwkkwkw


EmoticonEmoticon