;cjsdh;nfl d[wsimc'dc ldl
iphnolhbjkfb,bnn
ouhdo[u gouh'od
jihdohihasdhuygds
dadqdqsdsdfsdf
fasfdsssshtrfgjghkhlhffsbadf
Sadfedhgfgngbjytjkhghn
dfsdf
dgfdgrjhgdjghkghk
bfgm,kiyuogreytyityurtuj
nfghtykyulhjknmnhghhkuonf
fgdfh
fhfgjghkj;lk;kkmbnngfhfgbfhgfjghk
fhdghkhjkljlklkkljkljkjklhfghasndl
jangan kau tanya makna sajak yang telah kubacakan. sebab
aku pun tak tahu apa yang telah kukatakan
Makassar, April 2008
puisi ini pernah dipentaskan:
di Mall Ratu Indah Makassar Pada Sebuah Pameran Pendidikan April 2008
Sastra Kepulauan 2008
HarkitnaS Bantaeng 2008
Minggu, 20 April 2008
Sajak Bisu
Artikel Terkait
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
2 Comments
Saya membayangkan bagaimana Kak Andhika membacakan puisi itu dgn suaranya yang...
yaaaahhh... you know him laah..
sayang sekali saya tidak lihat secara langsung ekspresi wajah2 ketakutan dari para penonton, setidaknya pasti ada yang mengira itu bukan orang baca puisi tapi baca mantra,, hehehe...
HALO..KAK WAH pa kbr....sy nggak nyangka kalo' kaka' px blog...
sy anak ddk ka2 dr Kuseng Tamamung
Chayo....
EmoticonEmoticon