(tak ada yang istimewa sore ini ketika seorang penyair ingin menulis puisi. senja pun tampak tak ingin dinikmati. dia menyuruh kupu-kupu pulang ke sarang. tak ada ide yang datang mencerahkan sukmanya. tak ada yang istimewa)
pada puncak itu angin menerbangkan sesobek kertas
penyair menangkap, menatap membaca kata pada kertas;
Tuhan!
buatkan aku satu dunia lagi
dunia yang tak ada orang lagi membahas politik, kelaparan, kekerasan dan sinetron!
(pada senja yang tak istimewa itu, setelah membaca, penyair lalu meremas kertas itu. dua menit setelahnya, penyair mulai menulis bagai kesurupan. ia berhenti ketika rambutnya telah memutih)
makassar/23/3/08
Minggu, 23 Maret 2008
Sesobek Kertas yang Diterbangkan Angin Sore
Artikel Terkait
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
EmoticonEmoticon