Kamis, 10 Januari 2008

Belukar



risau
di setapak berkelok penuh rumput
dengan kaki telah rata sekeras bata
oleh anak-anak bergegas
memanggil-manggil dari jalanan
ajak mengajak-ajak mengajak
mari kesini memegang arit dan kampak
ayo kesana memegamg palu dan parang
tebas belukar-tebas belukar
tebas belukar tikam para durja
halau
ke kubur para penggusur
hajar hingga babak belur
di jalanan
kita gelar kain bagai meja sidang
kita adili
rumput dan belukar
yang tumbuh di setapak sejarah
berkelok
yamg mencuri yang pencuri
piring-piring para tani
gelas-gelas para buruh
anak-anak di jalanan
risau pada belukar

Mks/10/03/2005


EmoticonEmoticon