By: Andhika Mappasomba
Kesempurnaan bidadari
pada mitos kehidupan
Mengakar dalam rasa dan kepala kaku
menikam syaraf
mengalir dalam darah
menjadi hembus dan tarikan napas
dalam igauku
Dan
kau cemburu padanya bidadari
Mengintip bidadari pada kaki pelangi
yang membuka baju dan mandi
penuh canda gelak tawa
Dan
kau cemburu padanya bidadari
Melambai bidadari yang terbang
dengan sayap mutiara dan selendang sutra
berkilau tertimpa butiran air
Dan
kau cemburu padanya bidadari
Mencumbu bidadari dalam lelap
hingga susah memilah nafsu dan cinta
bersenggama dalam mimpi
Dan
kau cemburu padanya bidadari
Meledaklah cemburumu menjadi cemberut
Marah meraung tanpa batas waktu
Tak kenal musim
Kututup rapat telingaku dengan jari
Mendesah bertanya
Sedikit senyum dan mesra
Pernahkah kau melihat bidadari
Ceritakan padaku tentangnya
Sebab kini pun aku tak henti merindukannya
Mengapa kau mesti cemburu pada bidadari
Makassar, 21 Oktober 2004
(7 Ramadhan dini hari)
Rabu, 12 Desember 2007
Bidadari Dan Kau
Artikel Terkait
This Is The Oldest Page
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
EmoticonEmoticon