Rabu, 12 Desember 2007

Bidadari Dan Kau

By: Andhika Mappasomba

Kesempurnaan bidadari
pada mitos kehidupan
Mengakar dalam rasa dan kepala kaku
menikam syaraf
mengalir dalam darah
menjadi hembus dan tarikan napas
dalam igauku

Dan
kau cemburu padanya bidadari
Mengintip bidadari pada kaki pelangi
yang membuka baju dan mandi
penuh canda gelak tawa

Dan
kau cemburu padanya bidadari
Melambai bidadari yang terbang
dengan sayap mutiara dan selendang sutra
berkilau tertimpa butiran air

Dan
kau cemburu padanya bidadari
Mencumbu bidadari dalam lelap
hingga susah memilah nafsu dan cinta
bersenggama dalam mimpi

Dan
kau cemburu padanya bidadari
Meledaklah cemburumu menjadi cemberut
Marah meraung tanpa batas waktu
Tak kenal musim

Kututup rapat telingaku dengan jari
Mendesah bertanya
Sedikit senyum dan mesra
Pernahkah kau melihat bidadari
Ceritakan padaku tentangnya
Sebab kini pun aku tak henti merindukannya

Mengapa kau mesti cemburu pada bidadari

Makassar, 21 Oktober 2004
(7 Ramadhan dini hari)

This Is The Oldest Page


EmoticonEmoticon