Sabtu, 19 Januari 2008

Lumut Dinding Kamarku

(delapan tahun kemudian)

kamar yang tak pernah kuingat lagi itu,
semalam aku mendatanginya

musim hujan melukis duka di dinding kamar

lukisanmu yang dulu anggun tertawa di dinding kamar
kini telah telanjang dilukis hujan januari

ternyata terlalu banyak rahasia yang kau sembunyi
di pangkal paha dan pantatmu
koreng
hujan membuka topengmu
kudis

lumut dinding kamarku
melukis satu wajah di samping lukisanmu
anak harammu
cinta
cuih...

mks, 19/1/08


EmoticonEmoticon